Tak Mau Beri Kode Sandi Ponselnya, Seorang Suami Dibakar Hidup-hidup Oleh Sang Istri

Spread the love

Terkadang dalam rumah tangga memang ada lika-liku yang harus dilalui.

Tak selamanya perjalanan berumah tangga mulus-mulus saja.

Akan tetapi, peristiwa rumah tangga kali ini membuat warganet bergidik.

Pasalnya, sang istri terbukti melakukan kekerasan rumah tangga dan mengancam nyawa pasangannya.

Parahnya, kekerasan tersebut dipicu hanya karena hal sepele.

Dilansir Tribunmanado.co.id dari akun gosip di Instagram @nyonya_gosip, kejadian tersebut terjadi di Desa Pandawangi, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Dalam unggahan akun gosip dijelaskan jika seorang ibu rumah tangga tega membakar suaminya sendiri.

Penyebabnya pun sepele, hanya tidak diberi password atau kata sandi untuk membuka ponsel suaminya.

Akun tersebut juga menjelaskan awal mula kejadian itu.

Kejadian bermula ketika korban sedang memperbaiki ganteng rumah, kemudian sang istri menanyakan mengenai kode sandi hp milik korban, akan tetapi tidak diberikan, korban langsung memarahi dan menukul istrinya.

Tidak terima atas perbuatan suaminya itu, lalu istri korban mengambil bensin yang berada di botol dan langsung menyiram suaminya.

Atas luka kejadian tersebut sang suami dilarikan ke Puskesmas oleh warga.

SEORANG ISTRI MEMBAKAR SUAMINYA GARA-GARA TIDAK DIKASIH TAU KODE SANDI HP

Gara-gara tidak diberitahu kode sandi Hand Phone (HP), seorang istri berinisial IC (25),warga Dusun Montong Bawi,Desa Pandawangi, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur membakar suaminya, DP (26) dengan terlebih dahulu menyiramkan bensin ke tubuh suaminya pada Sabtu (11/1) sekitar pukul 17.30 WITA sore tadi.

Kejadian bermula ketika korban sedang memperbaiki genteng rumah, kemudian sang istri menanyakan mengenai kode sandi HP milik korban, akan tetapi tidak diberikan. Korban langsung memarahi dan memukul istrinya.

Tidak terima atas perbuatan suaminya itu, lalu istri korban mengambil bensin yang berada di botol dan langsung menyiramnya suaminya, setelah itu membakarnya.

Melihat kejadian tersebut tak sedikit warganet ikut berkomentar.

Ada yang berkomentar miris atas kejadian tersebut, ada juga yang turut mendukung aksi sang sitri.

momsalsas: “Buat pelajaran tuh wahai para suami hpmu ga usah di gembok biar ga menimbulkan kecurigaan”

lulu91847: “Ya allah miris”

andry_manyu: “@d.lysaa mene tak dudui langsung… haahah”

danixozenki: “@evaendel Lah suamine sihh pake marah n pukul ya kapookk…..”

bubu_faiha: “Bagussss,istrinya tegess bngt”

Kejadian kekerasan dalam rumah tangga di mana pihak istri yang melakukan kekeras terhadap sang suami juga pernah terjadi di Manado, Sulawesi Utara.

Pria Asal Tuminting Tewas Disiram dengan Minyak Panas oleh Istrinya

Setelah dirawat selama 12 hari di rumah sakit Prot Kandou Malalayang, nyawa Steven Larumpaa (38) sudah tidak bisa tertolong lagi.

Pasalnya, pria asal Kecamatan Tuminting tersebut terluka parah akibat disiram sang istri berinisial FP (28) dengan minyak kelapa panas.

Dari informasi yang diperoleh Tribun Manado, Rabu (10/10/2018) di Polresta Manado kejadian naas tersebut terjadi pada akhir September 2018 di kelurahan Tumumpa Lingkungan Satu Kecamatan Tuminting.

Dari keterangan saksi bernama Ramlan Pakaya, waktu itu dirinya dibangunkan oleh sang istri dan mengatakan jika Steven sudah disiram oleh sang istri dengan minyak panas.

Ia pun bergegas ke kamar korban dan mendapati Steven sedang jongkok di kasur sambil berteriak minta tolong.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit Sitty Mariam, namun karena sudah sangat parah akhirnya dirujuk ke RSUP Kandou Malalayang.

Namun pada Selasa (9/10/2018) sekitar pukul 22.30 Wita, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RSUP Kandou Malalayang.

Kapolresta Manado Kombes Pol FX Surya Kumara ketika dikonfirmasi mengatakan sudah menerima laporan bahwa korban meninggal dunia.

“Motifnya masih kami selidiki, saya juga sudah dapat laporan jika korbannya meninggal dunia. Tapi kami tetap akan menangani kasus ini,” tandasnya.

Klik disini untuk halaman asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *